Jumat, 25 Oktober 2013

perjalanan kita,,

jalan yang mulus kini berkerikil,,
jalan yang lurus kin telah berbelok,
jalan yang indah kini telah kusam,,
kita berjalan ketika semua dimulai,,
kita melangkah saat semua dimulai,
namun kita terhenti saat semua diakhiri,,

perjalananan kita,,
KITA     
waktu tak akan pernah berhenti, waktu akan terus berputar berjalan..
cerita ini berubah menjadi sebuah cerita yang baru,,


tawa itu bertambah,,
tawa itu melebar seiring bertambahnya waktu,,
Ridha pernah bilang "dulu aku pernah blg, dan saat ini pun masih tetap sama
sahabat yg baik itu bagaikan bintang dilangit, kau tidak dapat selalu melihatnya namun percayalah mereka ada diluar sana."

harapku tak sebangus jalanku,,
kini kita telah berubah,,
jarak yang semakin dekat mampu membuat kita terpisah,,
"mandakekan nan jauh, manjauhan nan dakek"
tawa itu sedikit terselingi tangis, 
tawa itu sedikit terselingi jengkel,
tawa itu sedikit terselingi prasangka,,
akankah prasangka itu selalu menjadi sebuah kebenaran??
akankah rasa itu akan hilang ketika semua terhenti di ujung jalan???
tangis yang kami keluarkan mungkin tak akan mampu membuat kalian merubah keadaan,,

Selasa, 08 Oktober 2013

JENUH

jalan panjang yang kita lalui tidak selamanya mulus,
kerikil dan batu yang tertera disepanjang jalan membuat perjalan itu lebih hidup,
hari-hari yang kita lalui tak selamanya indah,
manis, asam , pahit, adalah bagian dari keindahan hari-hari itu..

pertemanan ini telah lama kita jalani,
semua baik dan buruk kita ketahui,
mampuku tak mampu mengungkapkan segala yang kurasa,,
mampumu tak mampu merasakan apa yang orang rasa,,
itulah aku dan itulah dirimu,,

maaf,,
kata yang mampu ku pendam dalam-dalam,
kata yang tak pernah terucap ketika engkau tak mengetahui,,
kata yang percuma ku ungkapkan jika engkau tak menyadari,,
ketika kita tak mengerti dan tak mengetahui,,,
INTROPEKSI,,,


jika aku tak mampu menjadi sedewasa yang dirimu kata,maaf...
jika aku tak mampu menjadi sebaik yang dirimu kata, maaf...
memang mampuku tak semampu dirimu,,,